Film ‘Istimewa’ Sapa Penonton Yogya, Bawa Pesan Kesetaraan bagi Penyandang Disabilitas

Ismet NM Haris

Yogyapos.com (YOGYA)- Rumah produksi Kairos Pictures menggelar kegiatan cinema visit untuk film terbarunya berjudul "Istimewa" di Empire XXI, Jalan Solo, Yogyakarta, Jumat (14/8) malam. Yogyakarta menjadi titik keempat dalam rangkaian roadshow film ini setelah sebelumnya menyambangi Bandung, Semarang, dan Solo.

Dalam ajang cinema visit di Yogya, hadir produser Abdullah Mansuri beserta jajaran pemeran, di antaranya Yanni Melwani, Prija Iska (Priijay), dan Bambang Ceper. Mereka turut menyapa langsung para penonton yang hadir.

"Ini adalah film pertama di negeri ini dengan seluruh pemain dan pemerannya adalah pemeran utamanya adalah anak disabilitas," kata Produser film "Istimewa", Abdullah Mansuri yang akrab disapa Ayah Mans.

Dia mengungkapkan alur cerita film ini diangkat dari pengalaman pribadinya sebagai orang tua dari anak penyandang disabilitas.

"Jujur saja ini kisah saya. Semua yang ada di film ini pernah terjadi pada hidup saya dan anak-anak yang lain," ungkapnya.

Film yang dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 17 September 2026. Dalam film ini, ia ingin mengangkat kisah perjuangan anak-anak penyandang disabilitas di panti Rumah Istimewa.

"Poin pentingnya, semoga film ini bisa menginspirasi banyak orang, tidak hanya anak disabilitas, tapi siapapun yang enggak memiliki ayah. Saya berharap film ini hadir sebagai pengganti ayah dari ayah-ayah mereka yang hilang," ungkapnya.

Dalam film ini, sutradara merajut konflik cerita saat pengasuh mereka, Pak Mahendra (diperankan Mathias Muchus), pergi secara diam-diam setelah terdiagnosis mengidap kanker. Kepergian tersebut memicu anak-anak panti bersama Mbak Kinan (Yanni Melwani) melakukan perjalanan emosional untuk mencari sosok ayah mereka.

Di perjalanannya, mereka bertemu dengan sejumlah tokoh seperti Bagas (Ajil Ditto) dan Aji (Agus Kuncoro), hingga akhirnya dipertemukan dengan Ella, seorang anak difabel yang membawa mereka dikenal luas melalui pertunjukan parodi wayang orang hingga menjadi viral.

Sementara itu, salah satu pemain Bambang Ceper, menyampaikan pesan moral mendalam agar para penyandang disabilitas di Indonesia tetap percaya diri dan pantang menyerah.

"Semoga setelah nonton film ini, anak disabilitas enggak dipandang sebelah mata ya. Buat anak disabilitas harus tetap semangat dan pokoknya harus semangat terus. Jangan hiraukan perkataan orang," kata Bambang. (Har)

Share This Article
Ismet NM Haris
Editor Ismet NM Haris

little baby

Leave a Comment