Yogyapos.com (BANTUL) – Harga komoditas cabai merah besar di Kabupaten Bantul anjlok, kini hanya Rp 8 ribu per kilogram. Para petani menyebut merosotnya harga jual cabai disebabkan stok yang saat ini melimpah.
“Panen cabai merah besar dan hijau pada masa tanam sebelumnya bisa tembus di atas Rp 20 ribu per kilogram,” kata salah satu petani cabai di lahan pasir Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul, Sancoko, Sabtu (29/8/2026).
Dia mengatakan, harga lelang cabai merah besar pada Kamis (27/8) hanya laku Rp8 ribu per kilogram. Sementara itu, harga cabai merah keriting hanya laku Rp16 ribu per kilogram. Dengan harga tersebut, dia mengaku tidak mendapatkan keuntungan.
“Dengan harga cabai merah besar Rp8 ribu per kilogram, sebenarnya petani hanya impas saja karena biaya petik per orang saat ini juga mahal. Sehari per orang bisa Rp100 ribu, belum termasuk makan siang,” ujarnya.
Menurutnya, penurunan harga cabai, baik cabai hijau besar maupun cabai merah, terjadi karena stok melimpah. Selain itu, petani memilih memanen cabai merah sebelum matang.
“Ya, akhirnya stok melimpah, harga juga turun seperti harga cabai merah besar,” tuturnya.
Petani lainnya, Juni Maryanto, mengaku harga cabai besar, baik merah maupun hijau, turun karena daerah lain juga memasuki masa panen cabai. Terutama daerah yang sebelumnya mengalami panen raya bawang merah.
Sementara itu, pabrik untuk sementara tidak menerima pasokan cabai karena stok yang melimpah.
“Akhirnya cabai dijual di pasar hingga pasokan melimpah di pasar. Hukum ekonomi kemudian berlaku, stok melimpah, harga jatuh,” pungkasnya. (Daruwaskita)
