Yogyapos.com (YOGYA) – Handoko, warga Kota Yogyakarta membawa pulang satu unit sepeda motor. Kendaraan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak yang tertib membayarkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) melalui kanal pembayaran digital Mobile Banking BPD.
Program tersebut merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi Pemkot Yogyakarta dengan Bank BPD DIY. Hadiah motor diserahkan secara langsung oleh Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo bersama Pemimpin Bank BPD DIY Cabang Senopati, Gunawan Hasri Baskoro, kepada Handoko selaku penerima hadiah yang berlangsung di Mall Pelayanan Publik (MPP) Balai Kota Yogyakarta, Rabu (26/8).
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan, pemerintah akan terus mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak. Khususnya PBB-P2.
Menurutnya, respons masyarakat terhadap berbagai program dan terobosan yang dilakukan Pemkot Yogyakarta dalam meningkatkan pendapatan daerah semakin baik.
“Inilah yang akan kita dorong terus kepada para wajib pajak, terutama PBB-P2, yang dari waktu ke waktu semakin baik responnya terhadap program-program yang dilakukan BPKAD. Ini menjadi bagian dari terobosan dalam rangka peningkatan pendapatan daerah,” jelas Hasto, dalam keterangan tertulis, Kamis (27/8/2026).
Sementara itu, Kepala BPKAD Kota Yogyakarta, Raden Roro Andarini menjelaskan, program tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi dengan perbankan, khususnya Bank BPD DIY, dalam mempercepat digitalisasi transaksi pembayaran pajak daerah.
Program undian sudah berlangsung mulai tanggal 4 Juni hingga 31 Juli 2026. Selama periode tersebut, tercatat sekitar 634 wajib pajak melakukan pembayaran PBB-P2 melalui kanal digital mobile banking BPD DIY dan berhak mendapatkan nomor undian.
“Transaksinya berapa pun, sifatnya random. Jadi siapa pun yang melakukan pembayaran melalui mobile banking Bank BPD berhak mendapatkan nomor undian yang kemudian diundi secara langsung,” jelas Andarini.
Dia menambahkan, Pemkot Yogyakarta juga terus berupaya memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Selain melalui digitalisasi pembayaran, berbagai stimulus berupa diskon pajak juga diberikan pada momentum tertentu, termasuk Pekan Panutan Pajak dan rencana pemberian diskon pada momentum HUT Pemkot Yogyakarta pada bulan Oktober mendatang.
“Kami senantiasa mencoba meningkatkan layanan terkait perpajakan, baik kemudahan, percepatan, dan lainnya. Karena saat ini pajak menjadi salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mendukung pembangunan Kota Yogyakarta, terlebih ketika dana transfer mengalami penurunan,” katanya.
Sementara itu, Handoko mengaku tidak menyangka dirinya terpilih sebagai penerima hadiah sepeda motor. Ia mengatakan selama ini terbiasa membayar PBB melalui mobile banking karena dinilai lebih praktis.
“Saya sebenarnya tidak menduga. Kalau bayar PBB biasanya saya segera mungkin dan selalu pakai mobile banking karena bisa dilakukan di mana saja. Praktis dan tidak perlu menyimpan bukti pembayaran secara fisik karena sudah tersimpan di HP, sehingga sewaktu-waktu dibuka kembali mudah,” pungkasnya. (Har)
