Pembangunan JJLS Kelok 23 Selesai, Paling Lambat Oktober Dibuka

Ismet NM Haris

Yogyapos.com (GUNUNGKIDUL) – Pembangunan secara Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Kelok 23 yang menghubungkan Kabupaten Bantul dan Gunungkidul telah selesai 100 persen, ditargetkan September atau Oktober 2026 sudah bisa dibuka atau beroperasi.

‎”Secara pengerjaan fisik memang telah selesai sepenuhnya. Namun Kelok 23 belum bisa beroperasi bulan ini," kata Koordinator Lapangan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Satuan Kerja (Satker) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sukiswandi, Jumat (28/8/2026).

‎Sedangkan untuk rencana seremoni pembukaan Kelok 23, Sukiswandi mengaku masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

‎"Tinggal nanti kita peresmian saja, peresmiannya secara virtual atau nanti secara langsung, yang jelas kita nunggu kabar dari Kementerian PU," ucapnya.

‎Baca juga: Naik KRL Jogja-Solo Hari Ini Cuma Rp8 Ribu, Cek Jadwal Lengkapnya

Sementara itu Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan pembangunan Kelok 23 telah mulai sejak bulan Agustus tahun 2023 dengan jarak sekitar lima kilometer (Km). Dari jumlah itu, 1,9 Km masuk wilayah Kabupaten Gunungkidul.

‎"?Harapan kita ini akan memecah kemacetan menuju arah Kabupaten Gunungkidul. Selain itu memudahkan wisatawan, utamanya yang datang ke Pantai Selatan untuk mendapatkan akses yang lebih mudah, cepat dan aman," ucapnya.

‎Endah mengungkapkan, ada tiga titik di Kelok 23 yang menjadi gardu pandang. Mengingat Kelok 23 berada di perbukitan yang menghadap ke kawasan Pantai Selatan (Pansela).

‎"Tiga lokasi itu yang dua itu masih milik Pemerintah Kabupaten Bantul, kemudian titik gardu pandang yang terakhir ini menjadi lokasi milik dua kabupaten yaitu Bantul dan Gunungkidul," ucapnya.

‎Gardu pandang terakhir yang masuk Kabupaten Gunungkidul dan Bantul itu, lanjut Endah, akan terdapat rest area. Selain itu akan ada pula beberapa gerai untuk pelaku UMKM.

‎"Nanti tinggal kita dan Pemerintah Bantul untuk bagaimana kerja samanya mengingat tanah tersebut menjadi bagian dari dua kabupaten yang menjadi titik rest area tersebut," jelasnya. (Daruwaskita)

Share This Article
Ismet NM Haris
Editor Ismet NM Haris

little baby

Leave a Comment